kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.501.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

BRI kucurkan Rp 1 triliun untuk Pupuk Kujang


Rabu, 04 Januari 2012 / 14:41 WIB
BRI kucurkan Rp 1 triliun untuk Pupuk Kujang
ILUSTRASI. IHSG ditutup terkoreksi 0,77% di level 6.258,57 pada Senin 25 Januari 2021. IHSG hari ini berpeluang kembali menguat, rekomendasi saham pilihan Binaartha AALI, ACES, AKRA dan lainnya. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Bank beraset kedua terbesar di Indonesia yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membuka tahun 2012 dengan penyaluran kredit korporasi ke salah satu BUMN, yaitu PT Pupuk Kujang. Nilai kredit yang dikucurkan BRI ke perusahaan pupuk tersebut mencapai Rp 1 triliun.

Utang tersebut merupakan bagian dari kredit sindikasi senilai total Rp 1,947 triliun. Porsi pengucuran kredit dari BRI merupakan yang terbesar dari tiga anggota sindikasi lain yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Dalam proyek sindikasi ini, BRI bertindak sebagai security agent. Pupuk Kujang menggaet kredit ini untuk melangsungkan langkah refinancing utang kepada Japan Bank for International Cooperation (JBIG) atas pembangunan pabrik Kujang 1 B.

"Pembiayaan ini menambah jumlah pinjaman seluruh anak perusahaan Pusri Holding di BRI menjadi Rp 5,7 triliun," ujar Asmawi Syam, Direktur Bisnis dan Kelembagaan BRI, Rabu (4/1).

Kerja sama bisnis antara BRI dan Pupuk Kujang telah berjalan selama 10 tahun. Saat ini BRI telah memberikan fasilitas kredit modal kerja sebesar Rp 150 miliar dan standby letter of credit senilai US$ 12,168 juta kepada PT Pupuk Kujang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×