kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

BRI lakukan perubahan peran kantor cabang di tengah perkembangan digital


Minggu, 03 Oktober 2021 / 15:00 WIB
ILUSTRASI. Kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI). 


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terus melakukan inovasi pada jaringan kantor di tengah perkembangan digitalisasi. Selain terus mengembangkan aplikasi digital sebagai saluran e-channel, perseroan juga melakukan perubahan peran kantor sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan digitalisasi tersebut.

Aris Hartanto Kepala Divisi Distribusi dan Jaringan BRI menjelaskan, perubahan peran kantor cabang  dilakukan dari sebelumnya yang  fokus dalam pelayanan transaksi (transaction servicing) menjadi fokus dalam melakukan pemasaran (sales).

"Kami memperkenalkan peran dari jaringan kantor ke depan dalam melayani kebutuhan financial nasabah dan memperkenalkan peran baru di banking hall yang kami sebut Universal Banker," jelas Aris pada Kontan.co.id, Kamis (30/9).

Baca Juga: Permintaan kredit menggeliat, bank bisa kembali andalkan pendapatan bunga

Universal Banker merupakan single point of contact nasabah, sehingga pelayanan nasabah bisa dilakukan dengan lebih baik. Universal Banker juga akan membantu memberikan edukasi digital kepada nasabah agar nasabah bisa dengan nyaman menyelesaikan transaksinya melalui elektronik dan digital platform yang dimiliki BRI.

Di samping memperkenalkan peranan baru tersebut, BRI juga akan menghadirkan pengalaman perbankan terbaru dengan menghadirkan beberapa format cabang yang baru seperti flagship branch, BRI Work, BRICafe, dan BRI24.

"Kami akan meluncurkan perubahan format kantor yang lebih sesuai dengan profil segmen nasabah yang akan dilayani. Perubahan role dan format kantor tersebut akan didukung oleh perubahan bisnis proses dengan otomasi dan digitalisasi tinggi," tambah Aris.

Perubahan bisnis proses tersebut juga mendukung upaya BRI dalam mendukung agenda Environmental, Social and Governance (ESG) BRI dengan mengurangi penggunaan kertas, sehingga dapat mewujudkan semangat BRI menjadi pioneer dalam green banking di Indonesia.

Baca Juga: BRI telah tutup 283 unit jaringan kantor pada tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×