Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memperkuat dukungannya terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPR Subsidi).
Hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KPR Subsidi senilai Rp 16,16 triliun kepada lebih dari 118.000 debitur di seluruh Indonesia.
Penyaluran tersebut ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui berbagai skema pembiayaan.
Baca Juga: BTN Bidik KPR Tumbuh di Atas 10% di Tahun 2026
Rinciannya, KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp 15,74 triliun, KPR Tapera sebesar Rp 321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) senilai Rp 94,03 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp 9,06 miliar.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, realisasi tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan nasional.
“Kami berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penyaluran KPR Subsidi ini merupakan bagian dari peran strategis BRI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dhanny dalam keterangan resmi, Rabu (29/1/2026).
Seiring tingginya permintaan hunian subsidi, BRI juga mencatat peningkatan alokasi pembiayaan KPR FLPP sepanjang 2025.
Pada Agustus 2025, kuota FLPP BRI naik dari 17.700 unit menjadi 25.000 unit, kemudian kembali meningkat menjadi 32.000 unit, dan bertambah lagi menjadi 33.000 unit pada Desember 2025.
Untuk tahun 2026, BRI memperoleh kuota pembiayaan KPR FLPP sebanyak 36.261 unit. Peningkatan kuota ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi BRI dalam mendukung pencapaian Program Tiga Juta Rumah.
Selain memperluas akses kepemilikan rumah bagi MBR, penyaluran KPR Subsidi juga dinilai memberikan dampak berganda bagi perekonomian. Pembiayaan perumahan mendorong aktivitas di sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tenaga kerja, logistik, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan perumahan.
“Pembiayaan perumahan tidak hanya memberikan akses hunian, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi. Ke depan, BRI akan terus memperluas jangkauan KPR Subsidi agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” pungkas Dhanny.
Selanjutnya: Cek Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Galeri 24 & UBS: Peluang Cuan Terbaru!
Menarik Dibaca: Rekomendasi HP Android Terbaik 1 Jutaan: Kaget Lihat Performa Gaming & Kameranya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













