kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Rasio NPF CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Terjaga di Level 1,96% pada Semester I-2026


Selasa, 11 Agustus 2026 / 21:33 WIB
Diperbarui Selasa, 11 Agustus 2026 / 21:35 WIB
Rasio NPF CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Terjaga di Level 1,96% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan rasio non-performing financing (NPF) terjaga di bawah level 5% hingga Juni 2026. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan rasio non-performing financing (NPF) terjaga di bawah level 5% hingga Juni 2026. Hingga paruh pertama tahun ini, rasio NPF CNAF berada di level 1,96%.

Kendati begitu, Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman mengungkapkan bahwa NPF masih menjadi salah satu hal yang perlu dicermati oleh industri multifinance.

Meski secara industri, levelnya masih di bawah batas aman yang ditetapkan regulator, ia menegaskan perusahaan pembiayaan perlu lebih disiplin dalam menjaga kualitas pembiayaan agar pertumbuhan bisnis bisa tetap sehat dan berkelanjutan.

"Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas portofolio," ujarnya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Iuran JKN Rp 220 Triliun vs Rp 176,72 Triliun, YLKI Minta BPJS Jelaskan

Di sisi lain, ia menilai segmen pembiayaan fasilitas dana atau refinancing secara umum memiliki potensi profil risiko yang lebih tinggi karena sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.

Namun, ia menegaskan akan terus mengevaluasi kualitas portofolio semua segmen pembiayaan perusahaan secara berkala. 

Selain itu, CNAF juga akan terus memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian. Upaya ini dilakukan dengan selektif terhadap penyaluran pembiayaan, monitoring portofolio secara berkelanjutan, dan disiplin mengelola risiko.

Proses penyaluran pembiayaan juga dilakukan dengan mengutamakan nasabah yang memiliki profil risiko lebih terukur. Lebih lanjut, pengelolaan kualitas aset perusahaan juga akan dikelola secara lebih strategis.

Baca Juga: Zurich Life Sebut Implementasi AI Dapat Membantu Mengelola Klaim Kesehatan

Sejumlah langkah tersebut dilakukan guna menjaga kualitas pembiayaan dan portofolio tetap sehat, sekaligus memastikan bisnis perusahaan tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×