Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Di tengah lonjakan minat Generasi Milenial dan Gen Z untuk beribadah ke Tanah Suci, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah.
Pada tahap awal, BSI menargetkan Tabungan Umrah dapat menarik lebih dari satu juta nasabah dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dana murah perseroan. Hingga Desember 2025, dana pihak ketiga (DPK) BSI tumbuh 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, dengan porsi dana murah (CASA) mencapai 61,62% atau Rp234 triliun. Pertumbuhan tabungan tercatat sebesar 15,72% (YoY) menjadi Rp162,63 triliun.
Pada 2025, jumlah jemaah umrah Indonesia melampaui dua juta orang atau tumbuh 36% secara tahunan (YoY). Tren peningkatan perjalanan umrah ini terjadi bersamaan dengan panjangnya antrean haji dan menguatnya tren halal lifestyle, yang menjadikan umrah bukan lagi sekadar ibadah musiman, melainkan bagian dari wisata religi, sebagai gaya hidup generasi baru.
Baca Juga: Pembiayaan Konsumer BSI Tumbuh 15,75% pada 2025
Sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air, BSI melihat pasar umrah yang bergerak ke segmen yang lebih muda. Tak lagi didominasi generasi baby boomers, milenial dan Gen Z saat ini mulai merencanakan perjalanan spiritual sejak dini. Sehingga pendekatan kepada generasi Milenial dan Gen-Z dilakukan dengan edukasi dan literasi agar mereka dapat mewujudkan mimpinya dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis perencanaan keuangan.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyebut perubahan ini sebagai sinyal kuat bagi industri perbankan syariah untuk masuk lebih dalam ke sektor Islamic ecosystem terutama halal lifestyle.
“Halal lifestyle kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini peluang bagi Bank untuk memfasilitasi atau menjembatani keinginan ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman,” ujarnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Karena itu, BSI menghadirkan BSI Tabungan Umrah sebagai solusi end to end perjalanan ibadah, mulai dari menabung, pembelian paket umrah, hingga transaksi di Tanah Suci dengan menggunakan BSI Debit Mabrur. Produk BSI Tabungan Umrah bisa dimanfaatkan calon jemaah yang memiliki keterbatasan finansial maupun membutuhkan kesiapan perencanaan yang lebih matang.
Tabungan ini dapat dibuka dengan setoran awal Rp 100.000 dan bebas biaya administrasi bulanan. Konsepnya adalah satu rekening untuk seluruh kebutuhan perjalanan umrah. BSI Tabungan umrah ibarat agregator untuk menjembatani meningkatnya minat beribadah umrah dengan kemampuan keuangan.
Anton menambahkan, Tabungan Umrah diharapkan mendorong penguatan ekosistem business to customer (B2C) dan business to business (B2B). Karena, tak hanya menyasar nasabah individu, produk ini juga diarahkan memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah secara lebih luas ke instituti.
BSI menggandeng pelaku usaha travel sebagai mitra strategis dalam pengelolaan dana calon jemaah dan optimalisasi arus kas melalui layanan cash management (BEWIZE). Saat ini, jumlah rekanan travel BSI mencapai sekitar 3.000 perusahaan.
BSI Tabungan Umrah diharapkan juga menjadi close loop pada ekosistem wisata halal dengan fitur pembelian paket umrah travel melaluui BYOND by BSI, karena produk ini terintegrasi dengan fitur pembelian paket umrah melalui aplikasi BYOND by BSI. Nasabah dapat mengakses paket yang telah dikurasi, melakukan pembayaran fleksibel, serta menikmati berbagai promo yang mendukung kenyamanan ibadah.
Baca Juga: Dana Kelolaan Kustodian BSI Tembus Rp 128 Triliun
Lewat langkah ini, BSI tak sekadar meluncurkan produk baru, tetapi sedang menancapkan posisi di jantung ekosistem umrah nasional. Di tengah ledakan minat umrah, perseroan ingin memastikan satu hal: ibadah ke Tanah Suci kini bisa direncanakan sejak dini, bukan lagi menunggu usia senja.
Lebih jauh Anton mengatakan dengan inisiatif ini, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang lebih siap secara spiritual dan finansial. Harapannya tabungan umrah ini menjadi entry gate ekosistem haji dan umrah yang bisa digarap secara maksimal. Sinergi antara bank syariah, travel haji dan umrah maupun bisnis-bisnis lain yang menjadi multiplier effect ibadah umrah.
Selanjutnya: Agresif, Belanja MBG Tembus Rp 36,6 Triliun Hingga 21 Februari 2026
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 24 Februari 2026, Atur Ketenangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)