kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Bank Jago Hadirkan Rapor Kredit, Debitur Bisa Pantau Kesehatan Pinjaman


Kamis, 09 Juli 2026 / 17:35 WIB
Bank Jago Hadirkan Rapor Kredit, Debitur Bisa Pantau Kesehatan Pinjaman
ILUSTRASI. Bank Jago (KONTAN/Lydia Tesaloni)


Reporter: Aura Putri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) meluncurkan fitur Rapor Kredit di Aplikasi Jago untuk membantu nasabah memantau kesehatan kredit sekaligus memahami kondisi keuangannya sebelum mengajukan pinjaman.

Langkah ini menjadi bagian dari penerapan prinsip responsible lending atau pembiayaan yang bertanggung jawab.

Melalui fitur tersebut, debitur dapat mengakses riwayat kredit yang bersumber dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara langsung melalui aplikasi.

Nasabah juga dapat melihat status kredit serta memperoleh gambaran mengenai kondisi pinjamannya secara lebih mudah dan transparan.

Baca Juga: Moncer, Bank Jago (ARTO) Cetak Laba Rp 86 Miliar di Kuartal I-2026

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono mengatakan, kemudahan memperoleh pembiayaan harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai kondisi keuangan pribadi agar nasabah dapat mengelola utang secara sehat.

"Akses pembiayaan yang mudah perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai kondisi finansial pribadi. Melalui Rapor Kredit, kami berharap debitur mengambil pinjaman dengan lebih bijak, terukur sesuai kemampuan finansialnya," ujar Andy dalam keterangan resmi, Kamis (9/7).

Selain menyajikan riwayat dan status kredit, Rapor Kredit juga dilengkapi fitur Credit Health Tips yang berisi artikel edukasi dan rekomendasi yang dipersonalisasi sesuai kondisi kredit masing-masing nasabah.

 

Bagi nasabah yang memiliki riwayat kredit baik, fitur tersebut memberikan panduan untuk menjaga kualitas kredit tetap sehat.

Sementara bagi nasabah yang masih perlu memperbaiki kondisi kreditnya, tersedia rekomendasi langkah-langkah yang dapat dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas kredit.

Peluncuran fitur ini didorong oleh masih rendahnya literasi masyarakat terkait pembiayaan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis OJK, tingkat literasi keuangan pada pembiayaan perbankan baru mencapai 65,5%.

Baca Juga: Bank Jago (ARTO) Akan Gelar RUPST 7 Mei 2026, Bahas Penggunaan Laba dan Direktur Baru

Adapun literasi pada lembaga pembiayaan non-bank tercatat sebesar 44,7%, sementara pada layanan fintech lending hanya 24,9% dan lembaga keuangan mikro sebesar 9,8%.

Bank Jago menilai, di tengah semakin mudahnya akses terhadap pembiayaan, pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan utang dan kesehatan kredit menjadi semakin penting.

Karena itu, kehadiran Rapor Kredit diharapkan dapat membantu nasabah mengambil keputusan pembiayaan secara lebih bijak dan sesuai kemampuan finansialnya.

Saat ini, fitur Rapor Kredit sudah dapat digunakan oleh seluruh debitur Bank Jago, termasuk pengguna layanan Jago Dana Cepat dan Dana Siaga, sekaligus melengkapi ekosistem produk responsible lending yang telah dimiliki perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×