kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BSM targetkan pembiayaan ritel 2018 naik lebih dari 11,48%


Senin, 09 April 2018 / 21:47 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Bank Mandiri Syariah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan pertumbuhan pembiayaan ritel pada tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Pada 2017, BSM mencatat pertumbuhan pembiayaan 11,48% year on year (yoy) menjadi Rp 34,31 triliun.

Sedangkan pada tahun ini, Corporate Secretary Mandiri Syariah Rizky Wisnoentoro bilang pembiayaan ritel diharapkan bisa tumbuh lebih dari 11,5% yoy.

"Salah satu pembiayaan ritel yang diharapkan menyumbang pertumbuhan adalah dari sektor kesehatan," kata Rizky dalam bincang-bincang media, Senin (9/4).

Selama ini yang menjadi penyumbang pertumbuhan bisnis ritel BSM adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan bisnis gadai emas. Bisnis KPR menyumbang 26% dari total keseluruhan pembiayaan ritel BSM.

Optimisme BSM masuk ke bisnis kesehatan terutama rumah sakit ini didasari bahwa bisnis ini merupakan bisnis yang masih bisa berkembang. Apalagi risiko kreditnya juga cukup rendah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×