kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BTN akan kembali galang dana lewat sekuritisasi Rp 2 triliun, bidik investor ritel


Senin, 27 Juli 2020 / 06:20 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengatakan pihaknya berencana untuk kembali melakukan penggalangan dana di semester II 2020 lewat skema sekuritisasi. 

Direktur Keuangan, Perencanaan dan Tresuri Bank BTN Nixon LP Napitupulu bilang nilainya ditargetkan bisa mencapai Rp 2 triliun. 

Baca Juga: BI catat devisa hasil ekspor sebesar US$ 33,44 juta di kuartal I 2020

Akan tetapi, berbeda dari sekuritisasi BTN sebelumnya, kali ini pihaknya sedang mencoba skema restrukturisasi ritel. "Kalau biasanya kan kami wholesale, ini kami ingin coba yang ritel. Kuponnya bagus dan rating-nya AAA," jelasnya dalam video conference di Jakarta, Jumat (24/7). 

Menurut Nixon, instrumen sekuritisasi ritel ini akan menjadi tawaran investasi yang menarik bagi investor ritel. Lantaran, berbeda dengan obligasi atau surat utang lainnya, sekuritisasi memiliki underlying yang kuat yakni kredit KPR BTN. 

Artinya, risikonya sangat rendah. Selain bunga yang kecenderungannya lebih menarik, sekuritisasi ritel juga memiliki ciri outstanding yang terus menurun secara bertahap. 

"Kalau misalnya beli ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dengan tenor 3 tahun, akan ada risiko pembayaran dilakukan di tahun ketiga. Kalau sekuritisasi ini dibayar terus tapi outstanding-nya menurun," lanjutnya. 

Baca Juga: Restrukturisasi kredit BTN sudah mencapai Rp 36,4 triliun di akhir Juni 2020

Nixon mengatakan pihaknya sudah menunjuk perusahaan manajer investasi untuk melancarkan aksi korporasi ini. Sekaligus menggandeng PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebagai mitra. Walau belum final, dimungkinkan aksi tersebut bisa berlangsung pada Agustus 2020 mendatang. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×