kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BTN: Relaksasi GWM tak banyak pengaruhi RBB


Minggu, 21 Januari 2018 / 11:59 WIB
BTN: Relaksasi GWM tak banyak pengaruhi RBB
ILUSTRASI. KUARTAL III/2017 LABA BTN TEMBUS RP2 TRILIUN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memproyeksi relaksasi likuiditas yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) tak banyak mempengaruhi rencana bisnis.

Seperti diketahui, BI akan mengeluarkan dua instrumen relaksasi likuiditas pada tahun ini. Pertama adalah GWM averaging dan kedua adalah perubahan penghitungan likuiditas menjadi financing to funding ratio.

Iman Nugroho Soeko, Direktur Keuangan dan Treasury BTN bilang bank masih menunggu aturan tersebut resmi dikeluarkan BI. "Sementara berdasarkan asumsi yang kami lakukan, tidak ada perubahan signifikan terhadap rencana bisnis bank," kata Iman kepada kontan.co.id, Jumat (19/1).

Sebelumnya BI memutuskan untuk mempercepat penerapan pelonggaran GWM averaging pada tahun ini. Hal ini untuk meningkatkan likuditas perbankan.

Dody Budi Waluyo, Asisten Gubernur merangkap Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI bilang, pelonggaran GWM averaging ini bisa meningkatkan likuiditas Rp 20 triliun. "GWM averaging ini akan berlaku 16 Juli 2018 untuk bank umum dan 1 Oktober 2018," Dody kepada kontan.co.id, Kamis (18/1).

Selain GWM averaging, BI juga mengeluarkan rasio intermediasi dan penyangga likuiditas makroprudensial.

"Pertimbangan BI pertama karena industri perbankan cenderung procyclical dengan naik turunnya ekonomi," kata Dody, Kamis (19/1). Saat ekonomi baik bank akan melakukan ekspansi dan langkah ambil risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×