kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Ada GWM bunga kredit berpotensi turun


Rabu, 05 Juli 2017 / 14:51 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pasca diterapkannya aturan Giro Wajib Minimum (GWM) rata-rata atau GWM Averaging, bankir menilai langkah tersebut mampu mendorong penurunan suku bunga kredit.

Pasalnya, lewat aturan tersebut dana GWM averaging bisa disalurkan ke bank kecil atau pasar uang. Sehingga pasar uang pun diharapkan lebih likuid. 

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Santoso Liem mengatakan, aturan GWM averaging yang baru berpotensi melonggarkan likuditas bank.

"Otomatis untuk BCA akan lebih punya ruang (penurunan suku bunga), dan untuk tumbuh dari sisi likuiditas," katanya, Selasa (4/7). Meski begitu Santoso mengatakan, sampai saat ini likuiditas BCA masih cukup longgar untuk menunjang penyaluran kredit.

Tercatat sampai semester I-2017 Loan to Deposit Ratio (LDR) bank bersandi saham BBCA ini berada di level 74%-75%. Sementara itu, BCA berkomitmen untuk menjaga LDR di kisaran 80% sampai dengan akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×