kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bukopin batalkan bentuk perusahaan asuransi jiwa


Kamis, 18 September 2014 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Jadwal Imsakiyah Karawang Selama Ramadhan 2023, Baca di Sini. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/nz.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) akan menunda rencana memiliki perusahaan asuransi jiwa melalui joint venture. Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin mengatakan, pihaknya akan menunda kepemilikan asuransi jiwa ini untuk jangka panjang, artinya tidak akan terealisasi pada tahun 2014 ini, atau pada tahun 2015. 

“Kami belum ada rencana memasukan rencana anorganik di rencana bisnis bank (RBB),” kata Glen, kepada KONTAN, Kamis (18/9). Alasannya, karena pemegang saham baru yakni Bosowa Corporindi memiliki anak usaha yang bergerak pada bidang asuransi, yaitu Asuransi Bosowa Periskop yang menawarkan asuransi kendaraan bermotor, kecelakaan, properti dan risiko kontraktor.

Glen menambahkan, jika perusahaan belum merealisasikan rencana ini dalam jangka panjang. Artinya perusahaan bakal batal mendirikan perusahaan asuransi jiwa melalui joint venture. Padahal, mereka sudah melakukan uji tuntas atau due diligence dengan beberapa perusahaan asuransi dari dalam negeri ataupun luar negeri.

Sebelumnya, bank berkode saham BBKP ini merencakan pertumbuhan anorganik sejak tahun 2012. Rencanya, Bukopin ingin memiliki saham 40% pada calon anak usaha bidang asuransi itu pada tahap awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×