kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Calon DK OJK, Hasan Fawzi Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal Tembus Rp 25.000 Triliun


Rabu, 11 Maret 2026 / 15:52 WIB
Calon DK OJK, Hasan Fawzi Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal Tembus Rp 25.000 Triliun
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif OJK, Hasan Fawzi (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Calon Anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menargetkan penguatan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon (PMDK) melalui agenda reformasi integritas yang komprehensif.

Di hadapan Komisi XI DPR RI, Hasan memaparkan sejumlah target kinerja strategis dalam lima tahun ke depan hingga 2031.

Ia menargetkan kapitalisasi pasar modal Indonesia dapat mencapai sekitar Rp 25.000 triliun atau setara sekitar 80% dari produk domestik bruto (PDB) nasional.

Baca Juga: BRI Siapkan Uang Tunai Rp 25 Triliun Penuhi Kebutuhan Lebaran 2026

Selain itu, jumlah investor pasar modal ditargetkan meningkat hingga 30 juta investor. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) di pasar modal diharapkan mencapai Rp 35 triliun per hari.

“Sejalan dengan itu diharapkan juga terjadi peningkatan jumlah emiten serta dana kelolaan investor di pasar modal,” jelasnya dalam paparan di hadapan Komisi XI DPR RI, Rabu (11/3/2026).

Hasan menambahkan, reformasi integritas pasar modal akan dijalankan melalui delapan rencana aksi yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai program strategis di setiap klaster reformasi.

Program-program tersebut akan dilaksanakan secara terukur dengan target waktu implementasi yang jelas.

Dengan langkah tersebut, Hasan berharap sektor pasar modal Indonesia tidak hanya tumbuh secara kuantitatif dari sisi angka-angka.

Ia menekankan bahwa reformasi yang dijalankan juga harus mampu meningkatkan kualitas pasar sehingga lebih kredibel, dalam, likuid, dan berdaya saing.

“Melalui penguatan integritas, transparansi, tata kelola, serta penegakan hukum yang konsisten, kami ingin memastikan sektor pasar keuangan Indonesia tumbuh berkelanjutan dan mampu menjadi mesin pembiayaan pembangunan nasional,” ujarnya.

Baca Juga: OJK: Aturan Free Float 15% Wajib Dipenuhi bagi Perusahaan yang Melantai Tahun Ini

Saat ini Hasan menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto serta dipercaya sebagai Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×