kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Cari dana murah, BSM genjot segmen ritel


Minggu, 10 April 2016 / 18:26 WIB


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Segmen ritel kini menjadi incaran perbankan. Bukan hanya konvensional, tapi juga perbankan syariah, seperti Bank syariah mandiri (BSM).

Tahun ini, BSM menargetkan perolehan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 67 triliun. Sekitar 51% dana tersebut ditargetkan dari dana murah.

Corporate Secretary BSM Dharmawan P Hadad menjelaskan, sesuai corporate plan 2016-2020, BSM akan fokus di segmen ritel. Oleh karena itu produk-produk dengan segmen ritel akan lebih disosialisasikan kepada masyarakat.

Untuk itu, pihaknya menjalankan strategi membidik ritel seperti mengiktui event car free day (CFD) dengan menyelenggarakan pameran produk. "Produk ritel seperti Tabungan BSM, Tabungan Mabrur, Gadai emas dan Cicil Emas serta pembiayan Mikro diperkenalkan kepada warga yang hadir di event CFD," katanya melalui pertanyaan resmi, Minggu (10/4).

Dharmawan melanjutkan, BSM akan memanfatkan momentum CFD di beberapa kota besar di Indonesia. Pada ajang pameran BSM menyediakan layanan pemeriksan kesehatan termasuk gigi, aerobik, musik dan aneka permainan anak.

Sebagai info, hingga Maret 2016, dana pihak ketiga BSM telah mencapai Rp 63,16 triliun dan total aset Rp 71,23 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×