kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Clipan Finance Beberkan Sejumlah Faktor yang Bisa Pengaruhi Angka NPF pada 2026


Minggu, 08 Maret 2026 / 13:27 WIB
Clipan Finance Beberkan Sejumlah Faktor yang Bisa Pengaruhi Angka NPF pada 2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menyampaikan terdapat sejumlah faktor yang bisa memengaruhi angka kredit macet atau Non Performing Financing (NPF) pada tahun ini.

Direktur Utama Clipan Finance, Harjanto Tjitohardjojo mengatakan beberapa faktor yang dipantau secara ketat sepanjang tahun ini adalah kondisi ekonomi makro secara keseluruhan, termasuk arah kebijakan suku bunga yang berpengaruh langsung pada biaya dana dan daya beli masyarakat. 

"Selain itu, tingkat inflasi jika terus meningkat dapat menggerus stabilitas pendapatan riil debitur, serta kondisi spesifik sektor usaha tertentu yang menjadi basis debitur komersial perusahaan," ucapnya kepada Kontan, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga: Clipan Finance Indonesia (CFIN) Bukukan Laba Rp 212,22 Miliar pada 2025

Untuk mengantisipasi seluruh faktor tersebut, Harjanto menyampaikan Clipan Finance akan terus memperkuat kapabilitas analisis kredit, memperbarui model penilaian risiko, dan melakukan stress testing portofolio secara berkala.

"Di awal, kami memperketat proses seleksi debitur dengan memanfaatkan tool analitik berbasis data untuk menilai kelayakan dan kapasitas bayar calon debitur secara lebih akurat," tuturnya.

Dari sisi penanganan, Harjanto bilang pihaknya akan memperkuat proses monitoring dan penanganan portofolio eksisting. Dia menyebut kombinasi keduanya diyakini akan efektif menekan NPF secara berkelanjutan sepanjang 2026.

Sementara itu, Harjanto menerangkan angka NPF gross perusahaan per Januari 2026 tercatat sedikit meningkat, dibandingkan bulan sebelumnya. Sayangnya, Clipan Finance tak membeberkan angkanya. 

Baca Juga: Clipan Finance Sebut Pembiayaan Kendaraan Masih Cukup Menjanjikan pada 2026

Dia hanya menyebut kenaikan itu sejalan dengan tren yang juga dialami industri multifinance secara keseluruhan. Dipicu dampak dari tekanan ekonomi makro yang mempengaruhi daya beli dan kemampuan bayar masyarakat. 

Harjanto mengatakan Clipan Finance akan terus memantau perkembangan kondisi ekonomi secara cermat dan telah menyiapkan langkah mitigasi yang terukur. 

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, angka NPF gross perusahaan pembiayaan atau multifinance mengalami peningkatan pada awal tahun ini. Adapun NPF gross  per Januari 2026 sebesar 2,72%, atau meningkat dari posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,51%. 

Baca Juga: Clipan Finance Beberkan Peluang dan Tantangan yang Pengaruhi Laba 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×