kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dana Murah BCA Naik 11,2% Tembus Rp 1.089 Triliun, Transaksi Digital Jadi Penopang


Rabu, 20 Mei 2026 / 16:21 WIB
Dana Murah BCA Naik 11,2% Tembus Rp 1.089 Triliun, Transaksi Digital Jadi Penopang
ILUSTRASI. Warga bertransaksi menggunakan di ATM BCA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat pertumbuhan dana murah atau current account saving account (CASA) yang masih solid hingga kuartal I-2026 di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika daya beli masyarakat.

Per Maret 2026, CASA BCA tercatat mencapai Rp 1.089 triliun atau tumbuh 11,2% secara tahunan. Porsi CASA juga mendominasi sekitar 85,2% dari total dana pihak ketiga (DPK) BCA.

Menurut Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dana murah masih menjadi kontributor utama pendanaan perseroan seiring aktivitas transaksi nasabah yang terus meningkat.

Baca Juga: BI Soroti Kredit Sektor Pertanian Masih Rendah, Bank Didorong Kreatif Cari Pendanaan

“Dana CASA menjadi kontributor utama pendanaan BCA seiring peningkatan transaksi secara berkelanjutan,” katanya kepada Kontan, Rabu (20/5/2026).

BCA juga terus mengoptimalkan pendapatan bunga bersih dengan mengandalkan struktur pendanaan inti berbasis CASA yang ditopang kekuatan bisnis transaction banking.

Untuk menjaga pertumbuhan dana murah tetap solid, BCA mengandalkan strategi hybrid banking dengan mengintegrasikan layanan digital dan jaringan fisik secara bersamaan.

“Kami senantiasa mengoptimalkan konsep hybrid banking untuk memberikan layanan secara holistik, baik di ekosistem online maupun offline,” jelas Hera.

Melalui strategi tersebut, BCA berharap pertumbuhan CASA dan DPK tetap terjaga sejalan dengan peningkatan volume transaksi nasabah ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×