kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Dapen BNI tak buru-buru kocok ulang portofolio


Rabu, 26 Agustus 2015 / 17:06 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Dana pensiun PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyikapi gonjang-ganjing pasar dengan cermat. Pihaknya tidak mau gegabah mengambil langkah.

Direktur Utama Dana Pensiun BNI, Pieter Siadari mengaku masih wait and see menyikapi kondisi yang terjadi di pasar. Menurutnya, tidak banyak yang bisa dilakukan karena penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah sangat dalam.

Tindakan menarik dana (cut loss) dari pasar saham juga dinilai tidak tepat karena sejauh ini likuiditas masih terjaga dengan baik. Pihaknya tidak ingin panik berlebihan selama masih ada keseimbangan antara aset dengan kewajiban.

"Kita tunggu saja apakah IHSG ini sudah bottom atau belum. Yang jelas kita sudah sepakat untuk bertahan," ujar Pieter kepada KONTAN, Rabu (26/8).

Pieter bilang, keputusan bertahan di kala kondisi pasar seperti saat ini lantaran optimistis kondisi pasar akan segera pulih. Penurunan IHSG sepanjang periode Januari hingga Juni 2015 telah signifikan.

Meskipun ikut terkena imbas dari pelemahan pasar, pihaknya belum mau melakukan cut loss karena masih optimistis kondisi saat ini hanya bersifat jangka pendek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×