kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Daya beli turun efek ke NPL perdagangan konstruksi


Kamis, 04 Januari 2018 / 12:10 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengatakan turunnya daya beli memengaruhi masih tingginya rasio kredit bermasalah (NPL) perdagangan.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI mengakui secara industri NPL konstruksi dan perdagangan masih cukup tinggi masing-masing 3,45% dan 4,4%.

"Di sektor perdagangan, masih rendahnya daya beli menjadi penyebab debitur perdagangan agak mengalami kesulitan dalam bisnisnya," kata Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (4/1).

Namun pada akhir tahun ini kualitas kredit perdagangan agak membaik karena meningkatnya permintaan barang konsumsi rumah tangga.

Untuk BNI NPL perdagangan ada di angka 2,7% atau turun 70 bps secara tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan NPL konstruksi BNI terakhir sebesar 1%.

Agar NPL dua sektor ini tidak naik, BNI tetap akan selektif dalam memilih nasabah dan melihat benar dari sisi risiko dan bisnis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×