CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Dirut BCA keluhkan perizinan produk digital banking yang lama


Kamis, 15 November 2018 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengeluhkan perizinan produk digital banking ke regulator yang cukup lama.

Menurut Jahja, untuk membuat program digital baru biasanya hanya perlu waktu satu minggu. “Namun untuk approval kadang membutuhkan waktu enam bulan,” kata Jahja dalam acara Indonesia Banking Expo 2018, Kamis (15/11).

Menurut Jahja ini merupakan faktor yang harus dihadapi banking. Lantaran perizinan yang lama, Jahja bilang pengembangan produk digital bank tidak akan secepat fintech.

Ke depan, Jahja berharap masalah ini bisa diselesaikan. Misalnya, pengetesan dulu dengan menggunakan sampel nasabah. Jika tes ini berhasil produk ini bisa dirilis ke masyarakat yang lebih besar.

Selain masalah sumber daya yang lama, BCA juga mengeluhkan terkait dengan sumber daya manusia pengembangan fintech juga relatif sulit untuk dicari. Hal ini salah satunya disebabkan karena generasi milennial biasanya memilih untuk bekerja di lingkungan yang mendukung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×