kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Disebut ikut dilibatkan membantu masalah Jiwasraya, ini kata Bank BTN


Senin, 14 Januari 2019 / 18:36 WIB
Disebut ikut dilibatkan membantu masalah Jiwasraya, ini kata Bank BTN


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang disebut-sebut turut dilibatkan dalam upaya penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya. Bersama sejumlah BUMN lain, Bank BTN diharapkan membantu memperlancar likuiditas yang membelit perusahaan asuransi jiwa tersebut.

Terkait hal ini, Direktur Utama Bank BTN Maryono belum mau bicara banyak. Ia mengaku belum tahu rencana soal kebar perusahaannya menjadi investor Jiwasraya.

"Nanti saya cari dulu info dan datanya," katanya saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (14/1).

Dari pemberitaan sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat beberapa perusahaan negara telah menunjukkan minatnya menjadi investor Jiwasraya. Selain BTN, mereka adalah PT Kereta Api Indonesia, PT Pegadaian dan PT Telekomunikasi Seluler.

Selain itu Deputi Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo bilang pemerintah juga telah mengundang investor asing untuk menjadi pemegang saham Jiwasraya.

Namun, Gatot bilang calon investor kelak tak akan langsung masuk ke Jiwasraya. "Caranya melalui pembentukan anak usaha Jiwasraya, yaitu Jiwasraya Putra," ungkap Gatot.

Upaya pencarian investor ini sendiri dilakukan pemerintah guna meningkatkan likuiditas Jiwasraya setelah kasus gagal bayar polis produk Saving Plan dari salah satu perusahaan asuransi jiwa tertua di Indonesia tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×