kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

DPLK Mandiri incar dana kelolaan Rp 1 triliun


Selasa, 22 Juli 2014 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Tak usah pusing merawat furnitur kayu Anda, simak cara membersihkannya


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan dapat mengantongi dana kelolaan sebesar Rp 1 triliun di akhir tahun 2014. Jika bercermin dari pencapaian perseroan sepanjang separuh pertama tahun ini yang baru sebesar Rp 300 miliar, target tersebut memang terbilang terlalu muluk.

Namun Abdul Rachman, Institutional Banking Director Bank Mandiri yakin target tersebut bukan isapan jempol belaka. Sebab kata dia, saat ini industri dana pensiun punya program baru yang dapat menjadi "mesin penyedot" dana kelolaan. Program tersebut adalah Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP).

Menurut Abdul, sejak meluncur akhir tahun lalu, produk ini cukup diminati pasar. “Sampai saat ini, kami sudah menggandeng 3 – 4 peserta korporasi untuk mengikuti PPUKP dari pipeline 10 peserta korporasi di sepanjang tahun ini. Yang penting, kami harus lebih aktif untuk sosialisasi ke perusahaan-perusahaan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×