kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPLK Mandiri naik ke peringkat empat besar


Kamis, 15 Januari 2015 / 17:26 WIB
DPLK Mandiri naik ke peringkat empat besar
ILUSTRASI. Sepeda motor listrik Honda EM1 e dipamerkan pada ajang IIMS 2023.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pertumbuhan dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Mandiri sepanjang tahun lalu berhasil membawa unit usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tersebut menduduki peringkat keempat di industri DPLK. Padahal, di kuartal ketiga tahun lalu, DPLK Mandiri masih betah di urutan ke-15 dari total 24 pelaku industri DPLK.

Berdasarkan hitung-hitungan tren pertumbuhan industri DPLK, dengan dana kelolaan sebesar Rp 3,638 triliun hingga akhir tahun lalu, DPLK Mandiri mampu menyalip DPLK AIA Financial ke posisi kelima. Adapun, posisi tiga besar masih diduduki oleh DPLK BNI, DPLK Manulife Indonesia dan DPLK BRI.

DPLK BNI sendiri tercatat mengantongi dana kelolaan sebesar Rp 10,028 triliun sampai akhir tahun lalu atau tumbuh 19,24% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara, DPLK Mandiri yang beroperasi belum genap empat tahun ini membukukan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 1.632% dari Rp 210 miliar di tahun 2013 lalu.

Ricky Samsico, Kepala Humas Asosiasi DPLK memprediksi, pertumbuhan dana kelolaan industri di sepanjang tahun lalu bakal mencapai 20% - 23%. Hal ini dikarenakan, adanya relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP).

“Selain itu, pemain baru seperti DPLK Mandiri sedang menggenjot kinerjanya, dan memiliki captive market yang sangat besar. Sumbangsih mereka bisa besar bagi pertumbuhan dana kelolaan industri,” ujarnya kepada KONTAN, Kamis (15/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×