kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dua bulan, BPJS Kesehatan bukukan iuran Rp 150 M


Senin, 28 Desember 2015 / 21:49 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

BEKASI. Badan penyelenggara jaminan sosial kesehatan (BPJS Kesehatan) agresif melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempermudah masyarakat dalam membayar iuran. Dalam dua bulan terakhir, transaksi melalui mitra BPJS Kesehatan melonjak signifikan.

Fachmi Idris, Direktur Utama PT BPJS Kesehatan mengatakan, pihaknya aktif menjangkau peserta baru dengan memperbanyak outlet payment point online bank (PPOB). Sebab hal ini memudahkan masyarakat dalam membayar iuran karena jangkauan yang lebih dekat. Menurutnya, jumlah PPOB yang melayani pembayaran iuran BPJS Kesehatan saat ini mencapai sekitar 120.000 outlet.

Jumlah tersebut diantaranya terdiri atas dua minimarket yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan masing-masing 16.000 outlet dan sekitar 8.000 outlet. Sementara pembayaran melalui bank konvensional telah tersebar di 40.000 titik.

"Dalam dua bulan terakhir, tercatat 2,3 juta transaksi melalui PPOB. Adapun nilai transaksinya sekitar Rp 150 miliar," ujar Fachmi, Senin (28/12).

Lebih lanjut, Fachmi bilang, pembayaran BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan di 19.000 titik PT Pos Indonesia. Adapun outlet tradisional yang melayani pembayaran iuran BPJS Kesehatan sekitar 60.000 outlet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×