kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Duniatex memutar otak untuk membayar utang


Jumat, 09 Agustus 2019 / 21:04 WIB
Duniatex memutar otak untuk membayar utang


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Duniatex Group mulai ambil ancang-ancang mempersiapkan strategi melunasi tagihan-tagihannya. Kini, konsultan keuangan yang ditunjuk yaitu AJCapital Advisory tengah menyisir aset di 25 pabrik dari enam entitas Duniatex Group.

Kesulitan keuangan Duniatex sendiri bermula dari kegagalan entitasnya yaitu PT Delta Dunia Sandang Textile (DDST) membayar bunga senilai US$ 13,4 juta dari utang sindikasi senilai US$ 260 juta pada 10 Juli 2019 lalu.

Baca Juga: Mengurai gagal bayar Duniatex Group

Kegagalan DDST menjalar, entitas Duniatex lainnya yaitu PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT) yang menerbitkan global bond senilai US$ 300 juta peringkatnya terpangkas hingga ke level sampah (junk bond).

Hal ini yang kemudian bikin geger, padahal saat masa penawaran obligasi tersebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali. September mendatang, obligasi yang ditawarkan dengan bunga 8,625% dan punya tenor hingga 2024 ini mesti dibayar kupon pertamanya.

“Untuk kupon pertama sudah kami siapkan senilai US$ 12,9 juta yang sudah kami sisihkan di rekening penampung. Jadi untuk pembayaran kupon pertama tidak mungkin gagal,” kata Direktur AJCapital Fransiscus Alip saat ditemui Kontan.co.id, Jumat (9/8)

Meskipun sudah menyiapkan bunga untuk kupon pertamanya masalah belum rampung, dan makin merembet. Sebab, secara konsolidasi Duniatex tercatat punya utang menggunung hingga Rp 18,79 triliun.

Baca Juga: Ini penyebab defisit transaksi berjalan melebar di kuartal kedua

Nilai tersebut berasal dari enam entitas Duniatex: DDST senilai Rp2,922 triliun, DMDT senilai 5,711 triliun, PT Delta Dunia Textile (DDT) senilai Rp 4,676 triliun, PT Delta Merlin Sandang Textile (DMST) senilai Rp 3,264 triliun, PT Delta Setia Sandang Asli Textile (DSSAT) senilai 2,128 triliun, dan terakhir PT Perusahaan Dagang Dan Perindustrian Damai alias Damaitex senilai Rp 97 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×