kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.882   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.995   60,15   0,76%
  • KOMPAS100 1.128   11,02   0,99%
  • LQ45 818   2,35   0,29%
  • ISSI 282   4,49   1,62%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,30   -0,64%
  • IDX80 126   0,89   0,71%
  • IDXV30 139   0,12   0,09%
  • IDXQ30 138   -0,67   -0,48%

Era QR code datang, bisakah uang elektronik berbasis kartu tetap eksis?


Selasa, 27 Agustus 2019 / 20:09 WIB
Era QR code datang, bisakah uang elektronik berbasis kartu tetap eksis?
ILUSTRASI. Top-Up Saldo E-Money


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Pendapatan fee Bank Mandiri dari kartu ini didapat dari penjualan e-Money maupun biaya administrasi top up e-Money melalui berbagai merchant yang bekerja sama.

Sementara PT Bank Central Asia Tbk belum bisa memperkirakan seperti apa masa depan uang berbasis kartu ini ke depan. Hanya saja, perseroan melihat penggunaan Flazz saat ini masih sangat tinggi terutama untuk pembayaran di sektor transportasi.

Baca Juga: BCA mengerem kredit valas, kenapa?

"Kalau ke depan, masih perlu dilihat perkembangannya. BCA akan senantiasa mengikuti perkembangan kebutuhan nasabah dan berfokus untuk menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan setiap kebutuhan nasabah." kata Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA

Hingga Juni 2019, jumlah kartu Flazz beredar sudah 14 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,9 triliun. Sedangkan volume transaksinya telah mencapai 241 juta transaksi atau meningkat 49% yoy.

Kontribusi fee based income dari kartu Flazz per Juni 2019 tumbuh hampir 30% yoy dimana sumber terbesar berasal dari penggunaan untuk jalan tol dan transportasi umum.

Baca Juga: LinkAja syariah siap meluncur bulan November nanti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×