kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

FIF Hentikan PUB Obligasi Berkelanjutan V, Ini Alasannya


Senin, 06 Maret 2023 / 18:10 WIB
ILUSTRASI. PT Federal International Finance yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial mencatatkan pertumbuhan kinerja positif menutup tahun 2022.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Federal International Finance (FIF) telah menghentikan Penawaran Umum Berkelanjutan  Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) yang telah efektif dilakukan 27 Mei 2021.

Semenjak ditawarkan pada periode Mei 2021 hingga Februari 2023, FIF telah menghimpun dana sebesar Rp 9,43 triliun dari PUB tersebut. Sejatinya, target sebelumnya senilai Rp 10 triliun.

“Penghentian PUB V dilakukan Perseroan dengan mempertimbangkan rencana penerbitan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan yang baru,” ujar Presiden Direktur FIF Margono Tanuwijaya dalam keterangan resmi, Senin (6/3).

Secara rinci, PUB V ini telah ditawarkan sebanyak lima tahap. Pertama, ditawarkan pada 8 Juni 2021 dengan dua seri yang jumlah pokoknya senilai Rp 1,5 triliun.

Baca Juga: Perluas Layanan, Adira Finance Mulai Buka 2 Cabang Baru di Jabodetabek

Kedua, penerbitan obligasi PUB V mengumpulkan dana Rp 1,75 triliun dengan dua seri yang diterbitkan pada 27 Oktober 2021.  Ketiga, penerbitan obligasi PUB V mengumpulkan dana Rp 2 triliun dengan dua seri yang diterbitkan pada 25 Maret 2022.

Keempat, obligasi diterbitkan pada 28 Oktober 2022 dengan total jumlah pokok senilai Rp 1,17 triliun. Penerbitan juga dilakukan dengan dua seri.

Terakhir, penerbitan obligasinya menjadi penghimpunan dana paling besar dari tahap-tahap sebelumnya yang senilai Rp 3 triliun yang dilakukan pada 24 Februari 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×