kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.955   31,00   0,17%
  • IDX 6.185   -57,17   -0,92%
  • KOMPAS100 806   -7,28   -0,90%
  • LQ45 615   -5,68   -0,91%
  • ISSI 214   -1,53   -0,71%
  • IDX30 341   -3,41   -0,99%
  • IDXHIDIV20 428   -1,74   -0,41%
  • IDX80 92   -0,90   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 110   -0,62   -0,56%

BI Proyeksi Pertumbuhan Transaksi Ritel BI-Fast Melambat hingga 2027


Kamis, 04 Desember 2025 / 13:52 WIB
BI Proyeksi Pertumbuhan Transaksi Ritel BI-Fast Melambat hingga 2027
ILUSTRASI. Seorang warga bersiap memindahkan sejumlah uang menggunakan layanan BI-Fast di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025).ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/bar. Bank Indonesia memprediksi transaksi layanan BI-Fast bakal cenderung melambat dalam dua tahun ke depan. ?


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Setelah pertumbuhan masifnya beberapa tahun terakhir, Bank Indonesia memprediksi transaksi layanan BI-Fast bakal cenderung melambat dalam dua tahun ke depan. 

Per Oktober 2025, BI mencatat transaksi BI-Fast mencapai 3,8 miliar transaksi dengan nilai Rp 9.669,3 triliun. 

Dikutip dari Buku Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, BI memprediksi transaksi BI-Fast sepanjang tahun 2025 bakal menembus 4,86 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp 12.176,2 triliun. Secara tahunan (year-on-year/YoY), prediksi ini mencerminkan pertumbuhan volume dan nilai transaksi masing-masing sebesar 45,2% dan 36,6%. 

Baca Juga: Ubah Nama, OJK Beri Izin Usaha PT Radita Hutama Internusa Adjuster

Prediksi pertumbuhan ini lebih kecil ketimbang realisasi pertumbuhan pada tahun sebelumnya. Yang mana, pada 2024 volume transaksi BI-Fast berhasil tumbuh 62,4% YoY menjadi 3,4 miliar transaksi dan nilainya tumbuh 54,7% YoY menjadi Rp 8.913,8 triliun. 

Pun, BI memprediksi pertumbuhan hingga 2027 bakal lanjut melambat. 

Pada 2026, BI memprediksi volume transaksi BI-Fast hanya tumbuh 29,8% YoY menjadi 6,3 miliar transaksi dan nilainya tumbuh 26,7% YoY menjadi Rp 15.429,5 triliun. 

Kemudian, pada 2027 proyeksinya volume transaksi BI-Fast tumbuh makin lambat di 25,2% YoY menjadi 7,9 miliar transaksi dan nilainya tumbuh 20,3% YoY menjadi Rp 18/568,7 triliun. 

Untuk diketahui, BI-Fast menjadi salah satu infrastruktur yang didorong BI untuk mendorong transaksi ritel. Sejak digunakan secara massal pada tahun 2022, BI terus mendorong perluasan akses dan stabilitas BI-Fast. 

Tak cuman untuk transaksi ritel, BI juga meluncurkan BI-Fast Fase I Tahap 2 yang mencakup layanan transfer kolektif (bulk transfer), pembayaran berdasarkan permintaan (request for payment), dan transfer debit langsung (direct debit) pada akhir tahun 2024 lalu. 

Per September 2025, transaksi BI-Fast Fase I Tahap 2 ini telah mencapai 101.618 transaksi, dengan dominasi transaksi bulk transfer sebesar 99,51%. 

Baca Juga: Amar Bank Rilis Layanan Bisnis untuk Rapikan Arus Kas Industri Film

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×