kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fokus BTN mengejar anggaran rumah murah


Rabu, 21 Juni 2017 / 21:26 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

Lebih lanjut, bank berkode emiten BBTN ini mengatakan nantinya dana tersebut akan digunakan untuk membiayai rumah subsidi dalam rangka program sejuta rumah dengan ticket size Rp 120 juta sampai dengan Rp 140 juta per unit. Adapun tahun ini, BTN menargetkan akan membangun rumah subsidi dan nonsubsidi sebanyak 666.000 unit sepanjang 2017.

Maryono menambahkan, untuk pembangunan rumah subsidi dan non subsidi tersebut telah dilaksanakan di tujuh kota di Indonesia antara lain Jakarta, Balikpapan, Bandung, Ternate, Makassar, Surabaya, dan lainnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan bulan Mei 2017, BTN tercatat telah menyalurkan kredit mencapai Rp 173,51 triliun atau tumbuh 18,68% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 146,2 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN juga meningkat di level 21,94% yoy atau naik dari Rp 121,53 triliun pada Mei 2016 menjadi Rp 148,20 triliun di Mei 2017. Adapun, sebagai integrator program tersebut, BTN tercatat telah menyalurkan kredit untuk 302.231 unit rumah pada periode Januari-April 2017. Rinciannya, perseroan telah menyalurkan KPR untuk 61.496 unit rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×