kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.861   19,00   0,11%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

FundEx Biayai Temu Sushi, Securities Crowdfunding Jadi Alternatif Permodalan UKMM


Selasa, 17 Februari 2026 / 12:38 WIB
FundEx Biayai Temu Sushi, Securities Crowdfunding Jadi Alternatif Permodalan UKMM
ILUSTRASI. Ilustrasi crowdfunding (KONTAN/Muradi)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Ekspansi usaha kerap menjadi langkah krusial bagi pelaku bisnis lokal untuk meningkatkan skala dan daya saing. Namun, di balik rencana ekspansi, ketersediaan pendanaan yang tepat menjadi faktor penentu agar pertumbuhan dapat berjalan berkelanjutan.

Skema pembiayaan alternati semakin dilirik sebagai solusi untuk mempercepat ekspansi tanpa bergantung sepenuhnya pada pembiayaan konvensional.

Maka,  platform urun dana alias securities crowdfunding menjadi salah satu alternatif. Salah satu platform urun dana, FundEx dan brand kuliner Temu Sushi  kembali memperkuat kerja sama pendanaan bisnis.

Kesepakatan terbaru ini menyusul keberhasilan penerbitan sukuk Tahap I 2026 senilai Rp 1,2 miliar melalui platform tersebut. Dana segar itu akan menjadi modal kerja untuk membuka cabang baru di Purwakarta.

Baca Juga: Aludi Catat Dana yang Dihimpun Securities Crowdfunding Rp 1,7 Triliun per Juni 2025

Ekspansi ini melanjutkan strategi pertumbuhan Temu Sushi yang menargetkan kota kabupaten dengan potensi pasar besar. Setelah sebelumnya hadir di Garut dan Tasikmalaya, pembukaan cabang di Purwakarta  untuk memperluas penetrasi regional sekaligus memperkuat posisi di segmen restoran sushi konveyor yang terjangkau.

Direktur FundEx, Farid Nugraha menyatakan skema securities crowdfunding memberi akses pendanaan alternatif bagi pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat tumbuh lebih cepat.

"Model ini tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga membangun basis komunitas investor yang ikut mendukung perkembangan bisnis," kata Farid, dalam keterangan resmi, Senin (16/2). 

Sinergi antara teknologi finansial dan kewirausahaan lokal ini menunjukkan bagaimana inovasi pembiayaan dapat memperluas peluang pertumbuhan bisnis daerah. Model pendanaan berbasis komunitas dinilai berpotensi menjadi katalis penting bagi UKM untuk naik kelas, memperluas jaringan, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas di wilayah operasionalnya.

Selanjutnya: Daftar Kode Redeem FC Mobile (Februari 2026): Klaim Hadiah Imlek Sekarang!

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Ramadan 2026 Lengkap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×