CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Gadai ValueMax Belum Berniat Menaikkan Bunga Gadai Meski BI Rate Sudah Naik 100 Bps


Senin, 17 Agustus 2026 / 18:41 WIB
Gadai ValueMax Belum Berniat Menaikkan Bunga Gadai Meski BI Rate Sudah Naik 100 Bps
ILUSTRASI. Gadai ValueMax Indonesia mengatakan, belum berniat menaikkan biaya gadai kepada konsumen walau BI Rate sudah naik 1% menjadi 5,75% (DOK/ferry saputra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate sudah naik 100 basis poin (bps) dan kini berada di level 5,75%. Hal itu bisa saja berpotensi membuat biaya dana naik secara bertahap pada Semester II-2026.

PT Gadai ValueMax Indonesia mengatakan, saat ini, belum melihat kebutuhan untuk secara otomatis menaikkan biaya gadai kepada konsumen hanya karena adanya kenaikan BI Rate.

Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja mengatakan, Gadai ValueMax akan melihat perkembangan cost of fund secara keseluruhan dan kondisi persaingan di industri pergadaian terlebih dahulu. 

Baca Juga: Waiting List Haji 5,6 Juta Orang, Asuransi Syariah Incar Pasar Proteksi

"Paling penting bagi kami adalah menjaga agar produk gadai tetap kompetitif bagi nasabah dan memberikan return yang sehat bagi perusahaan," ujarnya kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).

Lebih lanjut, Brian menyampaikan rata-rata bunga gadai yang dikenakan untuk sewa modal saat ini berada di kisaran 1,1% per 15 hari, tergantung jenis produk dan tenor pembiayaan.

Pada prinsipnya, Brian menjelaskan kenaikan suku bunga acuan memang menjadi tantangan bagi industri pergadaian dari sisi cost of fund. Namun, dia melihat hal itu sebagai bagian dari dinamika bisnis yang harus dikelola. 

"Fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan, biaya pendanaan, kualitas portofolio, dan profitabilitas perusahaan secara berjenjang," ucap Brian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×