kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Geluti uang elektronik, Alto lahirkan Mezzo


Rabu, 25 Januari 2017 / 10:54 WIB

Geluti uang elektronik, Alto lahirkan Mezzo

JAKARTA. Persaingan di bisnis uang elektronik kian panas. Pemicunya, masuknya PT Alto Network sebagai pemain baru bisnis uang elektronik. Penyedia jaringan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) ini berambisi meluncurkan produk uang elektronik pada Juli 2017 mendatang.

Eric Gunawan, Direktur Utama Alto Network mengatakan, Alto akan menyediakan sistem uang elektronik. Sistem uang elektronik ini yang akan dimanfaatkan bank, ujar Eric kepada KONTAN, Selasa (24/1).


Saat ini, Alto sedang mengajukan izin sebagai perusahaan penunjang sistem pembayaran ke Bank Indonesia (BI). Andai berjalan lancar, Alto akan meluncurkan platform uang elektronik bernama Mezzo di Juli 2017.

Ada dua opsi yang ditawarkan Mezzo. Yakni kerjasama outsourcing yakni bank menggunakan platform Mezzo tapi bank tersebut tetap harus mengajukan izin penerbit uang elektronik ke BI. Opsi kedua yakni kerjasama co-branding.

Tidak tanggung-tanggung, Alto memasang target bisa menggaet 50 bank dalam lima tahun ke depan. Alto juga mematok bisa menerbitkan sebanyak 20 juta sampai 50 juta kartu uang elektronik. Dalam jangka pendek, Alto menargetkan 12 bank masuk sebagai anggota platform Mezzo pada akhir 2017.

Eric menambahkan, Mezzo mempunyai dua platform uang elektronik yaitu server based dan card based. Nantinya platform Mezzo juga bisa digunakan sebagai kartu pelajar, subsidi, belanja, pembayaran tol, parkir dan lainnya.

Masuknya Alto bakal berseteru langsung dengan Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA). Sebab, dua bank besar ini memperbesar pangsa pasar uang elektronik dengan skema co-branding dengan membidik bank lebih kecil.

Direktur BCA Santoso Liem mengatakan, masuknya Alto akan memperbanyak pilihan pembayaran. Sebagai gambaran, pertumbuhan transaksi uang elektronik BCA Flazz mencapai 16,5% di akhir tahun lalu ketimbang tahun 2015. BCA tercatat merupakan salah satu penguasa pangsa pasar bisnis uang elektronik di sektor transportasi dan pembayaran parkir.


Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Adi Wikanto
Video Pilihan


Close [X]
×