Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), anak usaha PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), memperkuat fokus bisnis pada perlindungan aset properti dan kendaraan seiring meningkatnya risiko lingkungan di Indonesia.
Perubahan cuaca ekstrem, potensi banjir, serta ancaman gempa bumi dan kebakaran dinilai memperbesar eksposur kerugian terhadap aset masyarakat dan pelaku usaha.
MPMInsurance melihat dinamika tersebut mendorong perubahan kebutuhan proteksi, terutama pada segmen kendaraan bermotor dan properti yang menjadi aset utama rumah tangga.
Data menunjukkan sekitar 85% masyarakat Indonesia memiliki kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, sehingga risiko terhadap aset mobilitas ini semakin relevan dalam perencanaan keuangan.
Baca Juga: Jasindo Melihat Peluang dari Target Investasi Pengembangan EBT di Indonesia
Direktur Marketing MPMInsurance Poppy Panca mengatakan, perusahaan mengembangkan pendekatan berbasis pemetaan risiko nasabah.
“Setiap nasabah memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Kami berupaya merancang solusi proteksi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, bukan sekadar menawarkan polis standar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/2).
Pada lini properti, MPMInsurance menyediakan perlindungan terhadap risiko kebakaran, petir, dan ledakan melalui skema property all risks, termasuk perluasan jaminan terhadap gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi. Sementara di segmen kendaraan bermotor, perlindungan mencakup risiko kecelakaan dan pencurian, dengan opsi tambahan untuk banjir, gempa bumi, serta tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Untuk memperluas jangkauan layanan, perusahaan mengembangkan kanal digital melalui platform omnichannel seperti WhatsApp Business, media sosial, serta fitur simulasi premi di situs resmi perusahaan. Fitur tersebut memungkinkan nasabah menghitung estimasi premi secara mandiri dan transparan.
Dari sisi fundamental, MPMInsurance memperoleh peringkat ‘A+(idn)’ dengan outlook stabil dari Fitch Ratings pada Desember 2025. Perusahaan juga mencatat rasio Risk-Based Capital (RBC) sebesar 322% per September 2025, jauh di atas ketentuan minimum regulator.
Penguatan bisnis asuransi properti dan kendaraan bermotor diproyeksikan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan anak usaha MPMX ini ke depan, sejalan dengan meningkatnya kesadaran mitigasi risiko di tengah ketidakpastian lingkungan.
Menurut Poppy, perlindungan aset idealnya dipersiapkan sebelum risiko terjadi. “Tujuan utama asuransi adalah menjaga stabilitas keuangan ketika risiko muncul. Dengan perlindungan yang tepat, nilai aset dapat dipertahankan meskipun terjadi kejadian yang tidak terduga,” pungkasnya.
Baca Juga: Ubah Nama, OJK Beri Izin Usaha PT NPM Insurance Broker
Selanjutnya: Hindari Boros! Money Parenting Lindungi Anak dari Jebakan Utang
Menarik Dibaca: Hindari Boros! Money Parenting Lindungi Anak dari Jebakan Utang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












