kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga rumah kecil Jabodetabek-Banten akan naik 7%


Senin, 22 Mei 2017 / 08:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya pertumbuhan harga rumah hampir di setiap tipe dan wilayah pada kuartal I-2017.

Di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek), dan Banten, kenaikan harga rumah untuk tipe kecil pada kuartal I-2017 adalah sebesar 3,73%.

Kenaikan pada tipe ini tercatat yang tertinggi jika dibandingkan dengan tipe besar dan menengah yang masing-masing 0,38% dan 1,91%.

"Pada kuartal II-2017, harga rumah tipe kecil di Jabodebek-Banten diprediksi naik sebesar 7,3%," tulis survei BI.

Secara keseluruhan, harga rumah di daerah ini naik sebesar 2% pada kuartal I-2017.

Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pada kuartal IV-2016 yang hanya sebesar 1% untuk keseluruhan tipe rumah.

Sedangkan untuk proyeksi pada kuartal II-2017, kenaikan harga di Jabodebek-Banten adalah sebesar 3,25%.

Pada tipe-tipe tertentu seperti rumah besar dan menengah, BI memprediksi pertumbuhan harga yang naik tipis, masing-masing 0,58% dan 1,92%.

KPR

Dari sisi konsumen, fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi pembelian properti.

Hasil survei mengindikasikan, 74,31% konsumen memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial.

Namun jumlah ini mengalami penurunan, jika dibandingkan pada kuartal sebelumnya, yakni sebesar 77,22%.

Di sisi lain, proporsi konsumen yang memilih skema pembayaran tunai bertahap justru naik menjadi 16,74%.

Pada kuartal IV-2017, persentase pembeli tipe ini berjumlah 15,91%. (Arimbi Ramadhiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×