kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan belum mekar


Selasa, 12 Juli 2016 / 19:33 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Membaiknya iklim investasi pasar modal tak lantas mendorong BPJS Ketenagakerjaan mematok return on investment (RoI) lebih tinggi di tahun ini. 

BPJS Ketenagakerjaan justru memprediksi RoI yang akan diraup perusahaan tahun ini di bawah double digit.

Krishna Syarif, Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan, sekalipun indeks harga saham gabungan telah melewati 5.000, namun RoI tidak langsung mencapai 11%.

Pasalnya, hasil investasi lain seperti deposito dan obligasi kian layu. 

"Memang bukan tidak mungkin tercapai RoI 11%. Namun, tahun ini masih berat. Sebab, kondisinya tidak semua hasil investasi mengalami kenaikan. Justru turun," papar Krishna, Selasa (12/7).

Deposito dan obligasi memang menjadi instrumen investasi BPJS Ketenagakerjaan dengan porsi paling besar.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 55 Tahun 2015, porsi masing-masing penempatan investasi sebesar 50% untuk obligasi dan 15% untuk deposito.

Itu sebabnya, RoI yang dihasilkan BPJS Ketenagakerjaan disebut masih di bawah 11%. Sedangkan prosi penempatan saham BPJS Ketenagakerjaan yang dimungkinkan mencapai 50%. Saat ini baru berkisar antara 18% hingga 22%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×