kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.816   17,00   0,10%
  • IDX 8.984   39,66   0,44%
  • KOMPAS100 1.242   9,67   0,79%
  • LQ45 878   6,23   0,72%
  • ISSI 325   1,21   0,37%
  • IDX30 444   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 522   1,46   0,28%
  • IDX80 138   1,15   0,84%
  • IDXV30 145   0,83   0,57%
  • IDXQ30 142   -0,25   -0,18%

Hingga Juni, rasio kredit berisiko BNI capai 9%


Selasa, 17 Juli 2018 / 21:57 WIB
Hingga Juni, rasio kredit berisiko BNI capai 9%
ILUSTRASI. PERSEDIAAN UANG TUNAI RUPIAH


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat rasio loan at risk atau kredit berisiko sebesar 9%. 

Yuddy Renaldi, SEVP Remedial dan Recovery BNI mengatakan, rasio loan at risk di semester I-2018 mengalami perbaikan dibandingkan akhir 2017 yang sebesar 9,9%.

"Segmentasi bisnis yang masih memiliki loan at risk tertinggi masih di segmen bisnis menengah atau commercial," kata Yuddy kepada kontan.co.id, Selasa (17/7).

Pada akhir 2017, bank masih mencatat loan at risk di segmen komersial sudah turun signifikan. Untuk menjaga loan at risk, bank melakukan monitoring dan menjaga performa debitur.

Selain itu bank juga berusaha memperbaiki dan menjaga kualitas kredit yang ada di BNI yang terefleksi dengan loan at risk di semester I-2018 cukup baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×