kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Holding Perbankan dikebut rampung 2017


Jumat, 15 April 2016 / 20:43 WIB
Holding Perbankan dikebut rampung 2017


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah terus mempercepat penyelesaian holding sektor keuangan dan perbankan. Rencana awalnya pemerintah akan menyelesaikan pembentukan holding sektor keuangan dan perbankan ini pada 2018 nanti, namun pemerintah sepertinya menargetkan selesainya holding tersebut lebih cepat yaitu pada 2017 nanti.

Menurut Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo pembentukan holding sektor keuangan dan bank ini bisa terbentuk setelah RUPS yang dilakukan oleh Danareksa dan beberapa bank selesai dilakukan. Gatot menjelaskan ada beberapa skema perubahan anak usaha holding keuangan dan perbankan dari rencana sebelumnya.

“Rencana awal ada 4 bank BUMN, satu perusahaan switching dan satu perusahaan aset manajemen, di akhir kami memutuskan untuk memasukkan PT Pegadaian (Persero) dan Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero sebagian bagian dari holding keuangan dan perbankan,” ujar Gatot, Jumat, (15/4).

Gatot mengatakan, terkait dengan induk holding ini, pemerintah belum mengubah rencana sebelumnya yaitu menjadikan PT Danareksa (Persero) sebagai pucuk hirarkri tertinggi. Nantinya terkait dengan ketetapan Danareksa sebagai induk holding ini pemerintah dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah.

Setelah Peraturan Pemerintah ini dikeluarkan, Kementerian BUMN akan mulai mengalihkan saham perbankan ke induk holding yaitu Danareksa. Namun sebelum melakukan ini, pemerintah masih akan menunggu kajian dari beberapa sekuritas yang dimiliki oleh bank BUMN.

Gatot mendetilkan, nantinya setelah RUPS Danareksa dan beberapa bank selesai pada September 2016, diharapkan holding perbankan dan keuangan ini bisa terbentuk. Untuk finalisasi teknis mengenai pembentukan holding ini, kementerian mematok pada 2017 sudah bisa selesai.

Kementerian memastikan pembentukan holding ini bertujuan agar pengelolaan bisnis bank bisa dilakukan lebih efisien. Namun dalam hal ini kementerian memastikan masih mempunyai hak veto terkait dengan keputusan bisnis nanti ketika holding sudah dibentuk. “Karena kami masih mempunyao saham dwiwarna di masing-masing bank.”

Tingkatkan efisiensi

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan bahwa dengan konsep holding ini, nantinya diharapkan bank bisa lebih efisien dalam melakukan bisnis. Hal ini bisa terwujud karena nantinya bank bisa menyelaraskan sistem IT sehingga operasional cost bisa lebih rendah. “Pembentukan holding ini juga sebagai bagian dari target suku bunga single digit yang dilakukan pemerintah,” ujar Rini, Jumat, (15/4).

Gatot menambahkan, terkait dengan pembentukan holding ini nantinya bisa membuat suntikan dana kepada bank bisa lebih mudah karena melalui holding.

Beberapa bank BUMN mengaku menyambut baik rencana pemerintah ini. Namun beberapa bank BUMN masih akan mempelajari rencana pemerintah ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengaku masih berkoordinasi dengan pemerintah untuk detail percepatan pembentukan holding ini. “Kami sudah mengetahui rencana tersebut, namun kami masih akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait dengan langkah lebih lanjut,” ujar Sekretaris Perusahaan BNI Suhardi Petrus.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk juga mengaku siap untuk menjadikan bank berkode BBTN ini sebagai bank perumahan. “Kami akan fokus konsentrasi sebagai mortgage finance terdepan,” ujar Direktur Utama BTN, Maryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×