kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 18.000   37,00   0,21%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Implementasi PSAK 71 menguras laba perbankan


Minggu, 23 Februari 2020 / 17:53 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala N. Mansury./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/02/2020


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Handoyo

Meski demikian tak semua bank yang menambah pencadangan untuk mengimpelementasikan PSAK 71 mencatat kemerosotan laba bersih. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) misalnya masih berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih 3,8% (yoy) menjadi Rp 4,07 triliun tahun lalu.

“Ada tambahan pencadangan sekitar 30% untuk implementasi PSAK 71. Peningkatan ini masih fleksibel karena konsep PSAK 71 ini dinamis,” kata Direktur Kredit Bank Danamon Dadi Budiana kepada Kontan.co.id pekan lalu.

Hal senada juga dicatatkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Tahun lalu, meskipun menambahkan pencadangan cukup besar tahun lalu masih berhasil mencatat laba Rp 28,56 triliun dengan pertumbuhan 10,5% (yoy).

Baca Juga: Kinerja Bank Pelat Merah Tertekan, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Sementara rasio pencadangan perseroan tahun lalu tercatat senilai Rp 15,21 triliun atau setara 189,2% dari nilai kredit macetnya senilai Rp 8,04 triliun. Rasio dan nilai pencadangan tersebut meningkat dibandingkan akhir 2018 dengan nilai pencadangan Rp 12,70 triliun atau setara 178,7% dari nilai kredit macetnya Rp 12,70 triliun.

“Dari pencadangan kami tahun lalu (Rp 15,21 triliun) akan ada tambahan kurang lebih Rp 6 triliun. Nah setengah dari tambahan tersebut, kami siapkan untuk fasilitas yang bahkan belum ditarik, sesuai dengan konsep PSAK 71,” kata Direktur Keuangan BCA Vera Eve Liem saat paparan kinerja, Kamis (20/2) lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×