kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Ini Respons Astra Life Soal Kabar Penawaran dari Zurich Insurance dan BNP Paribas


Jumat, 09 Juni 2023 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Astra Life diincar Zurich Insurance dan BNP Paribas


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Zurich Insurance Group AG dan unit Cardif dari BNP Paribas SA dikabarkan berminat untuk menawar unit asuransi jiwa milik PT Astra International Tbk.

Melansir Bloomberg, Senin (5/6), perusahaan-perusahaan tersebut mulai mengevaluasi tawaran potensial untuk menjadi pemegang saham PT Asuransi Jiwa Astra atau Astra Life.

Hal itu sejalan dengan tujuan Zurich dan BNP Paribas yang ingin mengembangkan bisnisnya ke Asia Tenggara.

Adapun Astra dikabarkan mematok valuasi sekitar US$ 300 juta hingga US$ 500 juta untuk Astra Life.

Terkait hal tersebut, Direktur Astra Life Cornelius Nangoi mengatakan pihaknya tidak dapat berkomentar atas spekulasi di pasar.

Baca Juga: Zurich Insurance Group dan BNP Paribas SA Berminat Tawar Astra Life

"Saat ini, bisnis Astra Life masih berjalan di bawah naungan Grup Astra. Dalam mengelola setiap bisnis, evaluasi terus kami lakukan dari waktu ke waktu dengan berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik kepada nasabah," kata dia kepada KONTAN.CO.ID, Kamis (8/6).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu angkat bicara terkait banyaknya perusahaan luar yang melirik asuransi Indonesia. Dia mengatakan faktor utamanya karena masih banyak masyarakat Indonesia yang belum punya asuransi.

"Padahal jumlah penduduk kita hampir sekitar 275 juta," ungkapnya.

Dengan demikian, kata Togar, hal itu yang membuat perusahaan luar negeri berani untuk ekspansi bisnis di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×