kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Ini tanggapan pelaku asuransi atas UU Penjaminan


Rabu, 20 Januari 2016 / 20:59 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Beragam reaksi bermunculan pasca disahkannya Undang-Undang Penjaminan (UU Penjaminan) oleh DPR. Pelaku asuransi menyuarakan aspirasinya.

Nicolaus Prawiro, Vice President Director PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia menilai, sebaiknya penggunaan jasa penjaminan diserahkan kepada nasabah (user). Jadi, user-lah yang akan menentukan ingin memakai jasa penjaminan yang mana. Menurutnya dengan pembatasan pelaku usaha penjaminan maka akan mempersempit supply dan demand.

"Pembatasan kegiatan usaha penjaminan ini tidak sejalan dengan program percepatan infrastruktur yang sedang digencarkan pemerintah. Semakin banyak pembangunan infrastruktur mestinya semakin memperluas pelaku penjaminan," ungkap Nico kepada KONTAN, Rabu (20/1).

Meskipun demikian, Asuransi Cakrawala tidak berfokus pada kegiatan usaha penjaminan. Kontribusi premi penjaminan kurang dari 5% dari total premi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×