kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini tiga sektor yang mampu dorong kredit BPD


Senin, 07 November 2016 / 07:15 WIB
Ini tiga sektor yang mampu dorong kredit BPD


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Bank Pembangunan Daerah (BPD) memproyeksikan tiga sektor yaitu sektor konsumsi, UMKM dan konstruksi bisa mendorong kredit pada kuartal IV- 2016. Proyeksinya, tiga sektor tersebut bisa meningkatkan kredit di tengah masih lambatnya penyaluran kredit secara umum.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk mencatat sampai September 2016, pertumbuhan kredit hanya sebesar 1,33% yoy atau lebih rendah dari kenaikan tahun lalu 12,07% yoy. Head of Corporate Secretary Division Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan, rendahnya pertumbuhan kredit sampai kuartal III-2016 ini menurut disebabkan karena penurunan daya beli masyarakat sehingga menurunkan pertumbuhan kredit kosumsi dan produktif.

Kemudian, masih naiknya NPL di sektor konstruksi yang membuat pertumbuhan kredit komersial cenderung turun. “Secara umum sektor komersial berkontribusi terhadap penurunan kredit Bank Jatim,” ujar Ferdian kepada KONTAN, Minggu (6/11).

Sampai akhir tahun diharapkan sektor kosumsi bisa mengalami kenaikan sebesar 7% sampai 8%. Sedangkan untuk UMKM diprediksi bisa mengalami pertumbuhan sebesar 6% yoy. Sampai akhir tahun Ferdian mengatakan, pertumbuhan kredit akan berada diangka 5,5% yoy.

Sementara pertumbuahan kredit PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara di kuartal III 2016 yang melambat dibanding kuartal III 2015 karena efek harga komoditas dunia yang belum membaik.

Sektor konsumsi masih menjadi pendorong kredit bank sampai akhir tahun. “Akhir tahun depan kredit diperkirakan akan tumbuh 5% yoy,” ujar Direktur Utama Bank Sumut, Edie Rizliyanto.

Sedangkan untuk tahun depan, diprediksi sektor infastruktur, pendidikan dan kesehatan bisa mendorong penyaluran kredit bank. Untuk tahun depan, kredit diproyeksi tumbuh sebesar 9% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×