kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Investor asing ramai-ramai tambah modal di perbankan Tanah Air


Selasa, 14 Juli 2020 / 20:03 WIB
ILUSTRASI. Kantor cabang utama Bank Mayapada, di Mayapada Tower, Sudirman, Jakarta (2/11/2016). Minat investor asing untuk mencaplok pasar perbankan di Tanah Air semakin ramai. KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Selain Bukopin, Bank Mayapada juga kemungkinan akan mengalami hal serupa. Salah satu investor asal Taiwan yang jadi pemegang saham perseroan yakni Cathay Life Insurance dikabarkan ingin kembali meningkat kepemilikan sahamnya di bank bersandi MAYA tersebut. 

"Sebagai langkah strategis jangka menengah dan panjang, Cathay memang ingin menambah porsi kepemilikan saham di Bank Mayapada,” kata Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahrijadi kepada Kontan.co.id, Senin (13/7).

Baca Juga: Warisan Eka Tjipta digugat, bagaimana dampaknya ke emiten Grup Sinarmas?

Tapi perlu dicatat, penambahan kepemilikan saham di Cathay bukan bersifat pengambilalihan melainkan hanya upaya penguatan modal Bank Mayapada saja. Adapun, per Maret 2020 Cathay melalui JPMCB Na Re-Cathay Insuranco Co Ltd memegang 37,77%. 

Di luar kedua bank ini, investor asing asal Thailand yakni Kasikorn Bank juga dikabarkan akan mencaplok saham Bank Maspion lewat penyerapan saham baru seharga Rp 3 triliun. Dengan perjanjian tersebut, kepemilikan saham Kasikornbank bakal meningkat dari 9,99% menjadi 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×