kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.042   -7,00   -0,04%
  • IDX 7.159   110,60   1,57%
  • KOMPAS100 989   17,11   1,76%
  • LQ45 726   10,20   1,42%
  • ISSI 255   4,02   1,60%
  • IDX30 393   4,70   1,21%
  • IDXHIDIV20 489   1,41   0,29%
  • IDX80 111   1,74   1,59%
  • IDXV30 135   -0,09   -0,06%
  • IDXQ30 128   1,38   1,09%

Jaga Kinerja, Tugu Insurance Optimalkan Captive Market


Minggu, 24 Agustus 2025 / 15:41 WIB
Jaga Kinerja, Tugu Insurance Optimalkan Captive Market
ILUSTRASI. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengandalkan captive market untuk menopang bisnis di tengah kondisi perekonomian yang lesu.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengandalkan captive market untuk menopang bisnis di tengah kondisi perekonomian yang lesu. 

Namun, Tugu Insurance juga terus memperkuat strategi di sektor non-captive maupun bisnis reasuransi.

Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana menyampaikan sampai saat ini captive market mampu memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan. 

“Kami semakin berkomitmen menjalankan major strategy perusahaan yang mencakup keseluruhan sektor bisnis, dengan melakukan intensifikasi captive business sebagai sektor utama, meningkatkan ekstensifikasi non captive business dan mengembangkan bisnis reasuransi," kata Adi kepada Kontan, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: Tak Terhambat Pasarkan Asuransi Kredit, Simak Strategi Tugu Insurance

Adi menambahkan, optimalisasi captive market dinilai dapat mendukung stabilitas perusahaan sekaligus memungkinkan untuk meningkatkan inovasi produk dan layanan.

“Sebagai gambaran, sampai dengan akhir tahun 2024, kontribusi captive market terhadap total pendapatan premi perusahaan adalah mendekati 20%,” jelasnya.

Untuk menyeimbangkan porsi captive dan non-captive market, Tugu Insurance menyiapkan strategi diversifikasi dan inovasi produk sesuai kebutuhan pasar. Selain itu, perusahaan berfokus pada peningkatan kualitas layanan.

“Di sisi lain, Tugu Insurance konsisten membangun serta memperluas jaringan dan distribution channel yang strategis, mengembangkan strategi marketing yang tepat, dan memperkuat manajemen risiko,” lanjutnya.

Adi menekankan, seluruh strategi tersebut juga ditopang oleh sejumlah key enablers, yakni end-to-end digitalization, competency based human capital, serta growth mindset culture.

Melansir laporan keuangan Tugu Insurance, jumlah pendapatan premi per Juli 2025 tercatat mencapai Rp 4,56 triliun, tumbuh sebesar 9,52% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,16 triliun.

Baca Juga: Tugu Insurance Perkuat Strategi Untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×