kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Rp 247,57 Triliun Sepanjang 2025


Selasa, 05 Mei 2026 / 20:21 WIB
Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Rp 247,57 Triliun Sepanjang 2025
ILUSTRASI. Peluncuran logo dan Rangkaian HUT Perum Jamkrindo ke 48 (KONTAN/Cheppy A Muchlis)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp 247,57 triliun pada 2025.

Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menerangkan dari total penjaminan itu, pihaknya juga menyalurkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Jamkrindo telah menjamin kepada para UMKM dengan jumlah terjamin sebanyak 5,56 juta UMKM," ungkapnya dalam suatu webinar, Kamis (16/4/2026).

Bari menambahkan, jika dihitung sejak 2015 hingga 2025, Jamkrindo telah menjamin ke UMKM sebesar Rp 1.200 triliun. Dia bilang nilai itu sudah cukup signifikan.

Lebih lanjut, Bari menyampaikan ada sejumlah peran penting penjaminan kredit yang diberikan Jamkrindo. Dia bilang salah satunya adalah menjaga kesehatan portofolio perbankan.

Baca Juga: Jamkrida Sumbar Ungkap Kendala Kembangkan Produk Penjaminan Baru

"Tentu hal itu bisa meningkatkan kepercayaan bank dalam mengelola risiko gagal bayar, termasuk dari sektor UMKM, dan mendorong pertumbuhan portofolio kredit yang sehat," tuturnya.

Selain itu, Bari menerangkan pihaknya juga mendukung kolaborasi dengan ekosistem keuangan era digital, melalui integrasi sistem dan pemanfaatan teknologi. Jadi, dia menyebut efek sistemiknya, yakni memperkuat kolaborasi dalam ekosistem keuangan digital nasional. 

Bari mengatakan Jamkrindo juga mempunyai peran meningkatkan efisiensi dan kualitas penyaluran kredit.

Disebutkan penjaminan kredit mengurangi ketergantungan pada agunan fisik dan memungkinkan penetapan bunga yang lebih efisien. Hasilnya, proses penyaluran kredit menjadi lebih cepat, terjangkau, dan berkualitas bagi debitur.

Dalam mendorong penyaluran kredit, dia bilang pihaknya akan mendorong bersama-sama para mitra supaya ada aspek keberlanjutannya.

Baca Juga: Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 247,57 Triliun hingga Akhir 2025, UMKM Jadi Fokus

Bari juga mengungkapkan Jamkrindo memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan upaya menjembatani UMKM yang belum bankable agar dapat mengakses pembiayaan formal melalui skema penjaminan. 

"Sudah pasti dengan meningkatnya akses pembiayaan, produktivitas itu bisa meningkat, lalu tercipta lapangan kerja, hingga peningkatan daya beli," ucap Bari.

Bari mengatakan Jamkrindo juga memiliki peran menjadi buffer risiko sistemik pada masa krisis.

Dia bilang dalam situasi krisis, penjaminan kredit menjadi instrumen fiskal untuk mendorong bank tetap menyalurkan kredit ke sektor terdampak.

Baca Juga: Jamkrindo Syariah Perluas Manfaat Zakat

Langkah itu membantu mencegah kredit macet sistemik dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×