kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Jamsostek sosialisasikan keselamatan kerja


Sabtu, 09 Juli 2011 / 11:36 WIB
Jamsostek sosialisasikan keselamatan kerja
ILUSTRASI. Putra sulung Presiden AS Donald Trump, Donald Trump Jr.


Reporter: Anaya Noora Pitaningtyas | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menggelar program sertifikasi peningkatan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh perusahaan peserta Jamsostek.

Dengan sertifikasi tersebut, perusahaan pengelola duit pensiunan para pekerja ini berharap bisa meminimalisasi tingkat kecelakaan kerja dan kesehatan, sehingga menekan klaim. "Perkiraan kami, angka klaim kesehatan dan kecelakaan kerja para peserta bisa turun hingga 10%," kata Hotbonar Sinaga, Direktur Utama Jamsostek, Jumat (8/7). Tahun lalu, pembayaran jaminan kecelakaan kerja Rp 401 miliar.

Sertifikasi K3 merupakan implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. KEP.327/MEN/XI/2009. Pengelola Jamsostek menargetkan, sertifikasi bisa terlaksana di 200 perusahaan, baik swasta maupun BUMN, pada tahun ini.

Untuk menandai dimulainya program ini, Jamsostek menandatangani memorandum of understanding (MOU) dengan PT Surveyor Indonesia, salah satu BUMN. "Kami juga meminta Surveyor Indonesia mensosialisasikan program ini kepada BUMN maupun kepada non-BUMN lain," kata Hotbonar.

Anggaran sertifikasi berasal dari keuntungan Jamsostek sepanjang 2010. Pemegang saham sudah sepakat, 70% dari keuntungan dikembalikan kepada peserta. "Salah satunya mengadakan program sertifikasi manajemen K3 ini," kata Hotbonar, tanpa memastikan berapa tepatnya dana yang dihabiskan untuk sertifikasi ini. Tahun lalu, asuransi pelat merah ini membukukan laba sekitar Rp 1,5 triliun.

Informasi saja, K3 adalah sistem bagi pekerja maupun pengusaha sebagai upaya pencegahan (preventif) timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat hubungan kerja dalam lingkungan perusahaan. Cara pencegahannya, mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit itu. Juga tindakan antisipatif bila terjadi hal demikian. Tujuan pembuatan sistem ini adalah, untuk mengurangi biaya perusahaan apabila timbul kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja.

Sepanjang tahun ini, Jamsostek mematok perolehan dana kelolaan mencapai Rp 114,3 triliun. Angka ini tumbuh 15,3% dibandingkan tahun lalu. Sementara perolehan dana kelolaan per Juni telah mencapai Rp 109 triliun -
Rp 110 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×