kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Jangan semua perusahaan asuransi dijamin LPP


Rabu, 16 Januari 2013 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Segmen bisnis mi instan akan mendukung kinerja PT Indofood Sukses Makmur (INDF) hingga akhir tahun 2021. KONTAN/Baihaki/14/04/2021


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pakar asuransi Sapto Trilaksono menilai idealnya tidak semua perusahaan asuransi dijamin Lembaga Penjamin Polis (LPP) begitu saja. "Penjaminan polis ini cenderung susah," tuturnya.

Menurut Sapto ada beberapa perusahaan asuransi yang memberikan premi di bawah standar. Kadang untuk menarik nasabah pindah ke perusahaan asuransi lain, ada perusahaan yang memberi premi lebih rendah. "Sudah pasti rugi. Preminya akan semakin rendah. Makin minus perusahaan asuransi," kata Sapto.

Kalau LPP menjamin semuanya, begitu ada perusahaan asuransi bermasalah, mau tidak mau LPP harus membayar semuanya. "Kenapa LPP harus membayar sesuatu yang dosanya bukan diperbuat oleh dia," tanya Sapto.

Maka dari itu, Sapto menilai LPP harus memilah perusahaannya bila ingin menanggung polis. "Syaratnya perusahaannya harus benar. LPP harus memberikan syarat-syarat khusus perusahaan asuransi yang masuk dan mengecek berapa premi yang dicap," ucapnya.

Sapto juga menyebut akan pentingnya dibuat pagar untuk LPP. "Kalau nanti LPP jebol pemerintah juga yang harus nombok," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×