kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.897   22,00   0,13%
  • IDX 7.389   -51,82   -0,70%
  • KOMPAS100 1.027   -10,19   -0,98%
  • LQ45 752   -7,81   -1,03%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 398   -3,38   -0,84%
  • IDXHIDIV20 491   -3,71   -0,75%
  • IDX80 115   -1,22   -1,05%
  • IDXV30 133   -1,37   -1,02%
  • IDXQ30 129   -0,70   -0,54%

Jelang Lebaran, Gadai ValueMax Rasakan Tren Peningkatan Pembiayaan Gadai


Rabu, 11 Maret 2026 / 12:59 WIB
Jelang Lebaran, Gadai ValueMax Rasakan Tren Peningkatan Pembiayaan Gadai
ILUSTRASI. ValueMax Indonesia (DOK/ferry saputra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan yang cenderung meningkat menjelang Lebaran, membuat banyak masyarakat menggunakan layanan gadai.

PT Gadai ValueMax Indonesia menyebut, menjelang Lebaran memang biasanya terjadi peningkatan aktivitas gadai karena kebutuhan likuiditas masyarakat naik. ​

"Untuk tahun ini, sudah mulai merasakan juga tren peningkatan secara nominal transaksi sejak beberapa minggu terakhir, meskipun kenaikannya masih bertahap," ujar Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja kepada Kontan, Selasa (10/3/2026).

Brian menyebut fenomena Lebaran juga secara historis terjadi meningkatnya angka penebusan perhiasan emas yang akan dipakai nasabah untuk mudik. Setelah liburan panjang Lebaran, baru akan ada peningkatan angka number of accounts atau transaksi gadai kembali di cabang-cabang perusahaan. 

Baca Juga: BCA Catat Pertumbuhan Penyaluran Kredit Valas Sebesar 14,9% pada 2025

Brian menerangkan barang yang paling banyak digadaikan sejauh ini masih didominasi emas. Sebab, nilainya stabil dan proses penaksirannya relatif cepat.

Dia menjelaskan, barang emas yang banyak digadaikan terutama dalam bentuk logam mulia, seperti Antam, Galeri 24, UBS dan Hartadinata. 

"Selain itu, ada juga barang elektronik dan sebagian kendaraan bermotor, tetapi porsinya tidak sebesar emas," ungkapnya.

Sementara itu, Brian mengungkapkan sewa modal pada dasarnya tidak berubah saat periode Lebaran, serta bunga emas dimulai paling tinggi di 1,1% per 15 hari dan mengikuti tiering uang pinjaman, tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di perusahaan. 

"Kami menjaga agar tarif tetap kompetitif dan transparan," katanya.

Brian menyebut pada umumnya, masyarakat melakukan gadai jelang Lebaran untuk kebutuhan konsumsi, tambahan modal usaha kecil, maupun kebutuhan keluarga nasabah.

Secara kinerja pembiayaan, dia mengatakan perusahaan membukukan pertumbuhan omzet sebesar 500% sejauh ini.

Baca Juga: BTN: Suntikan Likuiditas Rp 100 Triliun Bantu Perbankan Penuhi Kebutuhan Kredit

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 143,14 triliun per Januari 2026. Nilai itu mengalami pertumbuhan sebesar 60,05%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Secara rinci mengenai kinerja per Januari 2026, OJK mencatat pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 115,98 triliun. Nilainya mencakup 81,03% dari total pembiayaan yang disalurkan industri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×