CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Juli 2018, Bank Mandiri kuasai 80% pangsa pasar uang elektronik


Rabu, 15 Agustus 2018 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Beragam Jenis Produk e-Money


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis uang elektronik PT Bank Mandiri Tbk semakin moncer. Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, per akhir Juli 2018, frekuensi transaksi e-money mencapai 703,4 juta kali.

Adapun nilai transaksi dari uang elektronik milik Bank Mandiri ini sebesar Rp 8 triliun. Atas capaian tersebut, Hery mengklaim e-money Mandiri tercatat menguasai 80% industri kartu uang elektronik.

"Target kita hingga akhir tahun ada 18 juta kartu e-money dengan nilai transaksi Rp 10,5 triliun. Tapi nilai transaksi setiap bulan naik Rp 1,1 triliun. Pos paling banyak masih di transportasi yakni tol, transjakarta, dan kereta Api," ujar Hery di Jakarta, Rabu (15/8).

Meski tumbuh, Hery mengaku transaksi e-money tidak memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan Bank Mandiri. Pasalnya, uang elektronik bersifat pre paid dan tidak dipungut biaya untuk isi ulang.

"Jadi tidak ada pendapatan dan tidak dihitung sebagai dana pihak ketiga di bank. Ini merupakan tambahan layanan cashless yang didorong oleh Bank Indonesia," pungkas Hery.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×