kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Ini Respons Asuransi Jasindo Terkait Kebijakan Ekspor Satu Pintu


Kamis, 04 Juni 2026 / 18:43 WIB
Ini Respons Asuransi Jasindo Terkait Kebijakan Ekspor Satu Pintu
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo (DOK/Asuransi Jasindo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (PP Ekspor SDA) mewajibkan ekspor satu pintu dan penempatan 100% Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA di dalam negeri. Adapun pengelolaan ekspor sumber daya alam dilakukan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Kebijakan ekspor satu pintu tersebut berlaku masa transisi mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Adapun implementasi penuh paling lambat diterapkan pada 1 Januari 2027.

Mengenai hal itu, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menyambut positif pembentukan dan implementasi kebijakan ekspor satu pintu oleh PT DSI. 

Baca Juga: Asuransi Astra Kembangkan Bisnis Asuransi Kendaraan Listrik Secara Bertahap

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayanaa melihat langkah itu sebagai upaya strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola perdagangan nasional, meningkatkan efisiensi proses ekspor, serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Dengan demikian, ekosistem yang lebih terintegrasi dan kepastian dapat tercipta lebih baik bagi para pelaku usaha.

Dari perspektif asuransi, Gema menerangkan penguatan aktivitas perdagangan dan logistik nasional tentu menjadi katalis positif bagi pertumbuhan kebutuhan perlindungan risiko. 

"Alhasil, makin baik tata kelola dan koordinasi dalam rantai perdagangan, maka makin terbuka juga peluang pengembangan berbagai solusi asuransi yang dapat mendukung kelancaran aktivitas ekspor dan impor nasional," katanya kepada Kontan, Kamis (4/6).

Gema menambahkan, Asuransi Jasindo akan terus mengikuti perkembangan implementasi kebijakan tersebut, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam ekosistem perdagangan dan logistik. Dia menyebut fokus perusahaan adalah memastikan tersedianya solusi perlindungan yang relevan, kompetitif, dan mampu mendukung kebutuhan dunia usaha seiring dengan transformasi yang sedang berlangsung.

Dari sisi portofolio bisnis, Gema menyebut asuransi marine cargo merupakan salah satu kompetensi inti Asuransi Jasindo sebagai perusahaan asuransi umum nasional, serta memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perdagangan dan logistik. Dia memandang prospek asuransi marine cargo tetap positif ke depannya, sejalan dengan berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja perdagangan nasional. 

Ke depannya, Gema menyampaikan Asuransi Jasindo akan terus memperkuat kapasitas underwriting, pengelolaan risiko yang prudent, serta pengembangan solusi perlindungan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Jasindo mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp 875,79 miliar per April 2026.

Baca Juga: Tekanan Ekonomi Pengaruhi Permintaan Gadai, Pelaku Industri Perkuat Mitigasi Risiko

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×