kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   27,00   0,16%
  • IDX 7.091   -93,16   -1,30%
  • KOMPAS100 980   -12,92   -1,30%
  • LQ45 719   -8,07   -1,11%
  • ISSI 253   -3,94   -1,53%
  • IDX30 390   -2,83   -0,72%
  • IDXHIDIV20 485   -2,00   -0,41%
  • IDX80 110   -1,25   -1,12%
  • IDXV30 134   -0,23   -0,17%
  • IDXQ30 127   -0,91   -0,71%

Juli, kredit modal kerja perbankan tumbuh 11,5%


Senin, 24 September 2018 / 20:00 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat sampai Juli 2018, pertumbuhan kredit modal kerja mencapai 11,5% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan kredit modal kerja ini didorong oleh dua sektor yakni perdagangan hotel dan restoran serta industri pengolahan.

Sebagai gambaran, saja, untuk kredit sektor perdagangan, hotel dan restoran sampai Juli 2018 tumbuh 9,8% secara yoy. Sedangkan untuk kredit industri pengolahan mengalami pertumbuhan lebih tinggi yaitu 11,3% yoy.

Kenaikan kredit modal kerja ini juga didorong oleh peningkatan kredit di sektor komoditas sawit dan turunannya. Hal ini seiring dengan program pemerintah mengenai mandatory biodiesel B20 pada September 2018.

Selain itu, kredit modal kerja sektor pengolahan juga didorong oleh pertumuhan industri pupuk di Sumatra Selatan dan Jawa Barat dan industri kimia dan wilayah Banten.

Dalam riset sektor perbankan oleh Shinhan Sekuritas Indonesia, Helmi Therik mengakui bahwa sektor modal kerja merupakan salah satu pendorong pertumbuhan kredit pada tahun ini.

“Sebanyak 76% dari kredit yang disetujui adalah dari modal kerja,” tulis Helmi dalam keterangan resmi baru baru ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×