CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Kado Natal Perbankan dalam Bentuk Dividen Interim


Kamis, 23 November 2023 / 20:24 WIB
Kado Natal Perbankan dalam Bentuk Dividen Interim
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang BCA Thamrin Jakarta, Jumat (2/7). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/07/2021.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

“Secara teknikal, target harga BBCA ada di Rp 9.075 per saham dan untuk BBRI ada di Rp 5.675 per saham,” ujarnya.

Sependapat, analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto bilang kalau hanya mempertimbangkan nilai dividen interim dari BCA, itu kurang menarik. Menurutnya, itu baru akan terasa pada saat pembagian dividen final nantinya.

Asumsinya, besaran dividen final yang akan dibagikan tidak akan jauh dari tahun lalu yang ada di kisaran 62% dengan nilai Rp 240 per saham.

“Sehingga nanti dividen yield-nya bisa mencapai 2,7%,” ujar Pandhu.

Namun, ia juga mengingatkan agar tak lupa memperhatikan prospek dan kinerja dari suatu emiten, tak hanya terjebak dengan dividen yang besar. Di mana, BBCA juga sudah terbukti memiliki pertumbuhan yang konsisten.

Sama halnya dengan Fajar, Pandhu juga berpendapat bahwa dividen interim dari BBRI lebih layak ditunggu. Alasannya sama, dividen yield-nya secara historis lebih menarik.

“Target BBRI di Rp 6.000 dan BBCA di Rp 10.000,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×