kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kejar Target Pembiayaan ke Segmen UMKM, Begini Strategi Fintech P2P Lending


Minggu, 21 April 2024 / 13:51 WIB
Kejar Target Pembiayaan ke Segmen UMKM, Begini Strategi Fintech P2P Lending
ILUSTRASI. Financial Technology (Fintech).


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tendi Mahadi

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyampaikan porsi pembiayaan produktif di industri fintech di Indonesia masih terus mengalami peningkatan, namun belum mencapai target yang diharapkan.

Ketua umum AFPI Entjik S Djafar menyebut, data terbaru dari OJK per Januari 2024 menunjukkan bahwa porsi pembiayaan produktif mencapai 33,65%. Angka ini naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 27,58%.

"Namun, OJK menargetkan porsi pembiayaan produktif di industri fintech dapat mencapai 40% pada akhir tahun 2024," ungkap Entjik kepada Kontan.co.id, Jumat (19/4).

Pada kuartal I-2024, belum ada data resmi mengenai porsi pembiayaan produktif secara spesifik. Tetapi, AFPI optimistis bahwa porsi pembiayaan produktif akan terus meningkat seiring dengan komitmen para pelaku industri dan dukungan dari pemerintah.

AFPI terus berkomitmen untuk meningkatkan pendanaan di sektor produktif sesuai dengan amanah OJK. Upaya-upaya yang AFPI telah lakukan seperti, melakukan inovasi teknologi, meningkatkan literasi keuangan, dan memberikan advokasi ke regulator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×